5 BARANG JAMAN DAHULU YANG SEKARANG DIANGGAP KUNO

5 BARANG JAMAN DAHULU YANG SEKARANG DIANGGAP KUNO

Tentang Zaman

Perkembangan zaman yang kian maju memaksa kita untuk bisa beradaptasi dengan perubahan perubahannya. Apa yang dulunya dianggap lazim dan wajar dilakukan, saat ini mungkin hal-hal tersebut justru dianggap aneh, tabu, dan bahkan kuno. Hal tersebut membuktikan bahwa budaya dalam sebuah komunitas manusia, dapat mengalami pergeseran makna dan nilai sesuai dengan peradabannya.

Perkembangan dan kemajuan teknologi yang pesat di berbagai bidang telah membuat hidup manusia sekarang menjadi lebih mudah. Munculnya gadget-gadget canggih yang saat ini mampu menggantikan beberapa benda yang sudah tidak lagi digunakan karena ketinggalan zaman.

Beberapa benda sehari-hari yang dulu pernah jadi tren sekarang menjadi barang lawas yang tak lagi digunakan.

Sekarang ini, zaman telah diatur oleh teknologi. Dalam berkomunikasi, memasak, mencari informasi, dsb. Lebih mudah kita dapatkan dan kita lakukan. Namun sadarkah kita bahwa teknologi yang semakin maju tersebut bukan hanya membuat kita lebih mudah dalam segala hal, Tanpa kita sadari, dari perubahan yang tak terduga bisa menyebabkan banyak perubahan. Berikut adalah beberapa barang jadul yang sekarang dianggap kuno.

Telepon Rumah

Pada zaman dahulu telepon rumah merupakan salah satu teknologi yang sangat keren. Keberadaannya di dalam rumah cukup membuat naik kasta pemiliknya. Beberapa bahkan ada yang dengan sengaja meletakkan telepon di ruang tamu agar terlihat WAW. 

Saat ini dengan kemajuan teknologi telepon seluler yang ada mulai menggeser keberadaannya, dan akhirnya telepon rumah dianggap sebagai hal kuno.

Teplok / Sentir

Masih ingat ngga jaman-jaman dulu ketika mati listrik pakainya teplok / sentir? Itu tu yang pakai minyak tanah di bagian bawahnya terus ada sumbunya. Sekarang keberadaannya sudah sangat jarang kita temui, bahkan di desa tempat kita dulu berkunjung di rumah kakek nenek atau saudara lainnya.

DVD Player

Dulu sering banget pakai dvd player untuk memutar music atau film, tapi sekarang kita lebih memilih memutar musik atau film lewat online dan bisa di download kedalam penyimpan berbentuk SDcard . Ada pula yang Lebih suka nonton YouTuber dan dengerin musik lewat Joox, wkwk.

Buku Diary

Pada sebagian orang barang ini masih disimpan bahkan digunakan. Sekedar untuk untuk bernostalgia pada zaman dulu buku Diary ini sangat populer dikalangan anak remaja yang masih sekolah di tingkat menengah pertama atau pun menengah atas.

Saat ini ekstensinya sudah tergeser oleh perkembangan teknologi yang dianggap lebih mudah dan praktis. Seperti contoh yang sekarang kita jumpai adalah orang orang lebih memilih bercerita di sosial media.

DISKET

Kapasitas simpannya yang hanya 1,4MB, membuatnya semakin tergeser pada saat ini. Dibandingkan dengan  flashdisk, tentu saja kapasitas simpannya tidak seberapa bahkan satu Disket untuk menyimpan 1 lagu pun sudah sangat kesulitan. Apa lagi banyaknya kekurangan yang terdapat pada Disket ini yang akan secara otomatis terhapus karena dekat magnet, tertekuk, dan sebagainya. Namun begitu, di zamannya disket merupakan satu sarana simpan data yang keren.

Generasi milenial mungkin tidak pernah berpikir bahwa ikon pada tanda ‘Save’ pada setiap program komputer memiliki latar belakang yang nyata. Gambar tersebut adalah bentuk disket yang dilihat dari sisi atas. Disket adalah alat simpan data, bentuknya kotak, persis ikon tersebut.

Demikian beberapa contoh barang jadul yang dulunya pernah menjadi harapan sebagian orang untuk memilikinya.